Friday, January 6, 2012

(05) Empal Gentong, JaBar


  Kalau pulang dari kantor ke Terminal Kampung Melayu, dekat tempat ngetemnya Metromini T-52 banyak tukang jual makanan. Salah satu kios ada yang menjual mie ayam & bakso plus satu makanan yang nggak ada mie nya yaitu Empal Gentong. Saya sudah pernah beli mie aya & baksonya tapi Empal Gentongnya belum. Pernah makan Empal Gentong sekali di resepsi pernikahan,makanan yang ada di gubukan itu lho.
    Apa sih Empal Gentong itu ?. Sajian khas Cirebon ini mirip soto dengan kuah santan yang gurih. Isian daging sapi dan jeroan yang empukmenambah sedap rasanya. Sedikit taburan cabai merah bubuk memberi aksen pedas enak saat dihirup kuahnya.
    Kenapa disebut Empal Gentong?. Karena daging dan jeroan dimasak di dalam gentong dari tanah liat. Berhubung kelihatannya enak, saya tertarik buat nyoba masak dirumah. Ternyata emang enak beneran. Resepnya ngambil dari sini   

     EMPAL GENTONG
--------------------------
BAHAN :
500 g daging sapi sandung lamur
500 g jeron sapi (babat, paru, usus) ---> saya pake babat aja
2 sdm minyak sayur
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun salam
3 butir cengkih
500 ml santan segar
Haluskan:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran
2 cm kunyit
1/2 cm jahe
2 sdt garam
Pelengkap:
Cabai merah bubuk
Daun kucai, iris kasar
Bawang merah goreng

CARA MEMBUAT:
1. Rebus daging sapi dan jeroan secara terpisah hingga empuk. 

2. Tiriskan, potong-potong daging sapi dan jeron kecil dan tipis.
   Sisihkan kaldu daging.
3. Tumis bumbu halus hingga wangi.
4. Tambahkan serai, daun salam, cengkih, aduk rata hingga wangi.
   Angkat, taruh di panci, beri kaldu daging dan santan,didihkan.

5. Masukkan potongan daging dan jeroan. Masak dengan api kecil 
   hingga mendidih dan meresap.
6. Angkat. Sajikan panas dengan Pelengkapnya.
   Untuk 6 orang


    Sempet browsing referensi sebelum bikin Empal Gentong ini, ternyata penyajiannya dimakan dengan kerupuk kulit. Cari di warung kelontong jarang yang jual, di warteg belum tentu ada. Akhirnya ku menemukanmu ... di warung padang. 

    
    Waktu nyari-nyari resep nggak kepikiran buat nyari tips gimana caranya masak babat biar empuk. Udah enak gini Empal Gentong nya eh babatnya masih rada keras... Tau masak babatnya repot, mendingan pilih campur paru rebus aja kemarin ya.  

No comments:

Post a Comment