Saturday, February 23, 2013

Play with Chocolate

     Mumpung di rumah lagi banyak stok white chocolate dan milk chocolate. Let's play with chocolate !. White chocolate dapat giliran duluan.
 1 >> Cookies and Cream
     White chocolate-nya dilelehkan dan dicampur dengan cincangan biskuit coklat berkrim vanilla.
 2 >> Fruits & Nut
     White chocolate-nya dilelehkan dan dicampur dengan cincangan kacang, manisan cherry dan sukade. Pilihan kacang bisa sesuai selera. Kebetulan yang ada di rumah adalah Chickpea alias kacang arab, oleh-oleh tetangga umroh hehehe.
     Coklat termasuk gampang di mix 'n match dengan bahan-bahan lain. Jadi bisa bebas berkreasiKalau ada hasil utak-atik sama bahan lain, nanti saya posting disini lagi deh.
       Selamat berkreasi !.

Monday, February 4, 2013

(10) Angeun Lada, Banten

    
     Masih di edisi masakan nusantara. Untuk melengkapi deretan masakan dari provinsi yang ada di pulau jawa, kali ini giliran Banten. Trial resep 'Angeun Lada' dari tabloid Nova. Berhubung susah nyari rebungnya, trus sekalinya nemu baunya nggak asik. Jadinya bahan rebung saya ganti dengan kentang yang diiris tipis kemudian digoreng agak kering. Masukkan kentang kalau Angeun Lada nya sudah matang supaya tidak lembek kentangnya.  

ANGEUN LADA
----------------------  
BAHAN :
500 gr daging
300 gr jeroan sapi
150 gr rebung
2 buah tomat, potong-potong
800 ml air
1 batang bunga kecombrang
1 batang serai, memarkan
1 sdt gula merah
garam secukupnya
penyedap rasa
BUMBU HALUS :
10 buah cabe merah, dikukus
6 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbang, disangrai
5 butir kemiri, disangrai
1/2 sdt terasi, dibakar
1 ruas kunyit, dibakar
1 ruas jahe
CARA MEMBUAT :
1. Daging sapi direbus, potong dadu.
2. Jeroan sapi direbus, tiriskan. Potong-potong.
3. Rebung diiris tipis dan rebus.
4. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan daging dan jeroan lalu aduk rata.
    Tambahkan serai dan kecombrang.
5. Tuangi kaldu daging, masak hingga matang dengan api kecil.  
    Masukkan rebung, tomat dan sisa bumbu lainnya serta didihkan kembali.
6. Angkat dan sajikan hangat
.

PomeGrape Mix

    Ternyata susah ya untuk tidak sama sekali menyentuh hal-hal yang terkait kuliner. Tetap saja kadang-kadang pas lagi serius belajar atau kerja eh tiba-tiba kepikiran untuk bikin ini itu. Eksperimen sama makanan udah sering, sekali-kali bikin minuman enak kayanya. Waktu itu sempat nonton di TV ada racikan minuman di salah satu restoran. Tapi karena tidak semua bahan ada, saya ambil sebagai referensi aja deh bahannya di modif.
      PomeGrape Mix, segar buat refreshing siang atau sore.
Bahan : Jus Pomegranate (Delima Merah)
           Jus Anggur
           Vanilla simple syrup
           Air soda
           Es batu
           Rhum (bila suka)
Cara membuat : 
           Campur semua bahan jadi satu, sajikan dingin.
           Takaran bahan dikira-kira sesuai selera.




Saturday, February 2, 2013

Mama Papa

     Rasanya sudah lama saya tidak menulis Scarlet ya. Curah hujan tinggi sepanjang awal tahun menyisakan cerita banjir di banyak area. Memasuki Februari ini kelihatannya hujan tidak se dahsyat bulan kemarin. Alhamdulillah tidak pernah kebanjiran walau hujan deras. Tapi kasian yang kebanjiran. Ada driver kantor yang rumahnya terendam air 2,5 meter karena banjir di kawasan Rawajati.
      Kalau hujan pasti buntutnya jalanan jadi macet. Waktu itu satu mikrolet dengan saya, ada seorang ibu dan anak perempuannya yang sedang menceritakan soal liburan semester kuliahnya.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
     "Ma, kemaren waktu mau pulang khan aku minta sama Papa uang 200 ribu buat beli tiket kereta. eh malah di transfer 2 juta".
     "O ya, apa salah ketik nol nya kebanyakan"
     "Iya tadinya aku juga nyangka begitu, trus aku telpon Papa. Kata Papa nggak usah naik kereta, naik pesawat aja biar cepet. eh Ma, yang waktu itu Papa ngambek lho..nggak mau ngajak ngomong".
     "Yang mana, kapan ?."
    "Yang waktu itu aku cerita maen sampe jam 11 malam. Khan biasanya aku kuliah nggak pernah maen sampe malem. Cuma sekali itu doang." 
     "Hahahaha. Papa kamu tuh ya. Waktu kamu baru berangkat ke Malang itu tuh, jadi malu sama tetangga."
     "Emang kenapa Ma?."
     "Khan kamu nggak pernah sekolah jauh-jauh. Jadi waktu kamu abis berangkat ke Malang itu Papa kamu nangis. Hahaha".
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
     Kelihatannya sang ayah belum tega melepas putrinya pergi jauh dan tinggal sendiri di kota lain ya. Saya yakin tiap orangtua pasti sayang sama anaknya. Walau kadang-kadang marah atau ngomel kalau anaknya nggak bisa dibilangin, sebenarnya mereka cuma mau kalau anaknya jauh dari perilaku buruk dan terkena akibatnya. Semoga kita masih punya banyak waktu untuk berbakti dan membahagiakan orang tua kita.    

Friday, January 18, 2013

Nanny's Pavillon (Kimberly's Room), PI

 
       Transportasi yang mungkin bisa diperkirakan jadwalnya kayanya cuma pesawat terbang dan kereta api. Transjakarta untuk di beberapa koridor masih kurang sehingga harus antri menunggu sekian lama. Seperti saat saya akan ke Plaza Indonesia dan menunggu bus ke harmoni untuk kemudian transit dan berganti bus ke arah dukuh atas. Sudah menunggu lama ternyata sampai harmoni masih harus mengantri lagi dengan banyak orang. Lantaran saya kelamaan di perjalanan, sampai di PI teman-teman saya sudah masuk XXI. Jadilah saya mesti menunggu 2 jam untuk ketemu dengan mereka. Muter-muter mall sendirian sampe bosan dan lapar, untung nggak sampe bangkrut hahaha. Biasanya saya kalau shopping sendirian, hasil belanjaannya bisa lebih banyak.
    Setelah melihat-lihat beberapa resto yang ada, akhirnya saya mampir ke Nanny's Pavillon. Sepertinya nyaman buat makan sendirian, karena situasinya tidak terlalu crowded dan mayoritas yang saat itu sedang makan disana adalah wanita. Seperti yang kita tahu, Nanny's Pavillon ini dikenal unik karena tiap cabangnya mempunyai tema tersendiri. Untuk outlet yang di Plaza Indonesia ini temanya adalah Kimberly's Room. Nah karena ini adalah kamar cewek otomatis interiornya girly banget. Sofa dengan bantal-bantal bernuansa bunga, lampu kristal cantik, dress dan topi, serta seperangkat alat make up yang dipajang di sudut ruang. 
      Buku menunya buat saya seperti buku cerita, abisnya banyak menu yang ada nama tokohnya . Menunya cukup variatif namun tidak disertai foto makanannya. Sehingga sebelum memesan kita mesti membayangkan dulu perwujudannya berdasar deskripsi makanannya. Persis kaya baca buku cerita khan jadinya, ya memang sih ada beberapa sketsa untuk sebagian menunya. Untuk makan sore (makan siang yang terlambat) saya memilih Kerman's Beef Baked Rice (Rp 45 ribu) dan Ice Lemon Tea (Rp 22 ribu). Harga tersebut belum termasuk service charge 5.5% dan tax/other 10%.
      Di depan saya sebuah meja mungil berwarna putih dengan hiasan bunga artifisial warna ungu. Saya membayangkan enak juga sepertinya kalau punya kamar dengan interior Kimberly's room ini. Ah tapi kayanya saya nggak se-girly itu. Kalau tebakan saya sih si Kimberly itu pasti bukan anak teknik deh ;D. Tak perlu tunggu lama, Ice lemon tea yang saya pesan diantar lebih dahulu. Cukup banyak untuk menghilangkan haus setelah tour keliling mall. Tapi kurang manis nih. Saya meminta tambahan gula cair ketika waiter kembali mengantar baked rice.
      Beef baked rice datang dalam mangkok keramik besar, serta disediakan saus tomat dan saus sambal. Karena di buku menu tidak ada gambarnya, rasanya agak surprise waktu lihat aslinya. Dagingnya dibentuk bola-bola dan siram brown sauce, sedangkan nasinya disiram brown sauce dan diberi parutan keju Mozzarella. Kemudian semuanya dipanggang hingga kejunya meleleh. Berhubung saya sudah lapar, langsung saja di bongkar gundukan nasinya. Enak sih tapi saya bayangkan kalau brown saucenya agak spicy pasti lebih enak lagi. Saya coba akalin ditambah saus sambal, masih kurang cetar juga. Baked rice ini pasnya dimakan saat masih panas/hangat jadi keju lelehnya masih bisa dicampur dengan bumbu dan nasinya. Porsinya cukup banyak, puas makannya. Apalagi setelah ngabisin segelas Ice Lemon Tea jadi tambah kenyang.
     Nice place, nice food. Saya sempat ambil mini booklet menunya, Nanny's food diary. Kapan-kapan mau ngunjungin Nanny's Pavillion outlet lainnya dan semoga nggak sendirian lagi makannya.

Nanny’s Pavillon Kimberly’s Room
Plaza Indonesia 2nd Floor
Jl. M. H. Thamrin Kav. 28 – 30
Jakarta Pusat 10350

 

Monday, January 14, 2013

Happy New Year 2013

       Have a Happy Lovely Healthy Wealthy New Year !. Semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik dari tahun sebelumnya, selalu dalam keberkahan dan perlindungan Allah SWT, mudah-mudahan kita dimampukan untuk mencapai semua yang dicita-citakan. Aamiin.
      Biasanya tiap ganti tahun, orang-orang pada bikin resolusi. Berhubung resolusi saya tahun lalu belum kesampaian, di lanjut lagi lah tahun ini ;D. Biarin deh daripada terbayang-bayang terus 5 cm di depan mata, bikin nggak tenang. Mending usaha lebih keras dan lebih cerdas lagi untuk mencapainya. Percaya kalau Allah selalu ada disisi kita, nggak ada yang nggak mungkin untuk Nya. 

        “Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan !
Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh, 

dan tangan yang berbuat lebih banyak.
Leher yang akan lebih sering melihat ke atas.
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya
Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja
Hati yang akan bekerja lebih keras
Serta mulut yang akan selalu berdoa.”

[ dari '5 cm'

        Semoga semua perjuangan kita berbuah manis dan menjadikan kita sebagai manusia yang lebih bermanfaat. Semangat !!!..

 

Monday, December 10, 2012

Interfood Indonesia Expo 2012

     Interfood Indonesia Expo adalah sebuah eksebisi bertaraf internasional di bidang makanan dan minuman yang meliputi pameran produk dan bahan, peralatan & perlengkapan serta mesin-mesin produksi pangan. Tahun ini adalah ke 12 kalinya acara tahunan ini diselenggarakan dari tanggal 21-24 November, bertempat di JI Expo Kemayoran (area PRJ).
     Akhirnya saya bisa menghadiri ekspo ini bersama mama saya, setelah beberapa teman yang sedianya akan ikut ternyata tidak dapat hadir semua. Mengingat tempatnya yang jauh dari rumah dan area ekspo yang begitu luas, rasanya kaya orang hilang kalau harus ngiter sendirian. Saya kesana di hari terakhir, dari empat hari rangkaian ekspo. Wah bener-bener nggak nyesel susah payah datang kesana dan bayar tiket Rp 50 ribu. Kalau lagu 'Lihat Kebunku' itu liriknya "..Lihat kebunku, penuh dengan bunga..", nah ini bisa dibilang "..Lihat ekspo ku, penuh dengan kue..".
      Sebenarnya ada 4 Hall yang dipakai untuk penyelenggaraan acara, namun Hall A & B berisi pameran mesin produksi dan jadilah kita berfokus di Hall C & D yang isinya para supllier bahan makanan dan minuman. Tentunya tiap stand dilengkapi dengan contoh hasil makanan atau minumannya, yang juga menyediakan sample untuk pengunjung. Ini nih yang menyenangkan, saya saja sampe lupa sudah makan apa saja. Pokoknya kenyang hahaha. Selain pameran ada juga lomba Cake Decoration dan kompetisi antar Chef. Melihat hasil karya yang diikutsertakan dalam lomba Cake Decoration membuat para pengunjung terpesona, bentuk-bentuk yang variatif, cantik dan njelimet jadi satu. Menentukan siapa yang akan jadi pemenang juga tampaknya juga sulit. Satu desain wedding cake yang cukup jadi centerpoint adalah cake berbentuk sepasang pengantin berukuran besar. Sebagian stand bahan makanan juga mendemokan cara membuat cake atau coklat.
      Interfood juga diikuti peserta pameran dari berbagai negara antara lain China, Korea, Turkye, Malaysia, Jepang, dll. Mereka membuka kesempatan bagi pihak-pihak di Indonesia untuk kerjasama sebagai importir atau agen.
      Cooking demo pun menjadi salah satu bagian dari Interfood, hari itu jatahnya Baguzt dan Opik dari MasterChef Indonesia. Jatahnya Chef Juna sudah kemarin sore nya. Kata teman saya yang juga anggota Indonesia Chef Assosiation (ICA), wah suasana penuh sesak saat Chef Juna mendemokan masakan. Jangan-jangan yang nonton malah jadi nggak jelas apa yang di demokan, gara-gara rame begitu :D.
     Ekspo tahunan ini bermanfaat sekali bagi para pengusaha bakery atau kuliner, atau bagi pihak yang punya keinginan membuka usaha di bidang makanan & minuman dan sedang mencari supllier. Pengunjung umum yang tertarik dengan kuliner juga dapat memperoleh banyak informasi termasuk info kursus kue dan masakan.